SMS Sabda

Another way spreading God Words

Menyambut anak-anak dengan penuh sukacita

​Siraman Rohani

Sabtu 13 Agustus 2016

Rm Fredy Jehadin SVD
Tema: Biarkanlah anak-anak datang Kepada Kristus. (Matius 19:13 – 15)
Sdr/i…. Di beberapa paroki di keuskupan Agung Port Moresby ada kebiasaan, sesudah menyambut Tubuh dan Darah Kristus, Pastor atau diakon memberkati anak-anak. Pastor dan/atau diakon maju ke depan altar menumpangkan tangan dan memberkati  anak-anak.
Saya selalu amati muka dari anak-anak, yang datang menerima pemberkatan itu, mukanya begitu ceriah dan bahagia. Setiap kali saya menumpangkan tangan dan memohon berkat Tuhan ke atas anak-anak, saya selalu meminta Yesus Kristus untuk menjamah mereka. Dan sambil menumpangkan tangan ke atas setiap kepala anak-anak, dalam hati saya berdoa: “Semoga dengan penumpangan tanganku dan doa para malekat dan para kudus di surga, anda diberkati oleh Allah yang mahakuasa: Bapa dan Putera dan Roh Kudus, lalu membuat tanda salib di dahinya.”
Hari ini kita mendengar bahwa orang membawa anak-anak kecil datang kepada Yesus, supaya Ia meletakan tanganNya atas mereka dan mendoakan mereka. Akan tetapi murid-muridNya memarahi orang-orang itu. Tetapi Yesus berkata: “Biarkanlah anak-anak itu, janganlah menghalang-halangi mereka datang kepadaKu.”
Pertayaan kita: Mengapa para murid memarahi orang-orang yang membawa anak – anak itu datang kepada Yesus? Menurut adat istiadat Yahudi, anak-anak belum diperhitungkan dalam masyarakat. Kehadiran mereka hanya dianggap sebagai pengganggu konsentrasi. Para murid berpikir bahwa nanti kehadiran anak-anak ini dapat mengganggu konsentrasi Yesus Kristus dalam tugas pelayananNya.
Konsep pemikiran para murid ini sungguh bertentangan dengan apa yang dipikirkan oleh Yesus Kristus. Yesus Kristus menyambut anak-anak dengan penuh sukacita. Yesus Kristus bukan saja mau memberkati mereka, tetapi malah menjadikan sifat-sifat mereka sebagai contoh yang baik bagi para pengikut Kristus, kalau mereka mau masuk ke dalam kerajaan surga.
Kepada para muridNya, Yesus berkata: “Sebab orang-orang seperti itulah yang empunya Kerajaan Allah.” Apa saja sifat anak-anak yang disenangi oleh Yesus Kristus? Anak-anak memiliki sifat sangat terbuka, jujur, ngomong apa adanya, percaya total, sangat bergantung pada orangtua, tidak simpan marah dan dendam, selalu ceriah; sesudah dipukul mereka tetap kembali kepada orangtuanya.

Menurut Yesus Kristus, barangsiapa mau masuk ke dalam kerajaan surga, dia harus memiliki sifat-sifat seperti yang dimiliki oleh anak-anak.
Sekarang kita bertanya diri: apakah kita selalu memupuk sifat – sifat seperti yang dimiliki oleh anak-anak? Apakah kita selalu hidup jujur, berkata benar, tidak simpan dendam dan selalu percaya total kepada Tuhan? Apakah kita selalu punya kerinduan untuk selalu datang kepada Tuhan? Sebagai orangtua, apakah kita selalu tanamkan nilai-nilai Injil kepada anak-anak kita agar mereka terbiasa dengan hidup jujur, terbuka, berkata benar, menghargai sesama dan menaruh kepercayaan kepada Tuhan?
Marilah saudara/i…. kita ikuti kepribadian Yesus Kristus yang selalu siap menyambut anak-anak. Semoga dalam hidup harian kita, kita pun siap menyambut kehadiran anak-anak dalam hidup kita; siap menyambut dan memupuki sifat-sifat yang dimiliki oleh anak-anak dalam hidup harian kita agar dengan demikian kerajaan surga akan menjadi milik kita juga.
Kita meminta Bunda Maria, Bunda Yesus Kristus untuk selalu mendoakan kita. Amen.
(Pastor Fredy Jehadin, SVD Papua New Guinea)

  ———————–

Iklan

Single Post Navigation

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: