SMS Sabda

Another way spreading God Words

​MISTERI DI BALIK KUNJUNGAN MARIA

(RD Josep Susanto)

Membaca Kisah kunjungan Maria kepada Elisabet berulang ulang kali, membuat saya melihat sesuatu yang “lain” dalam kisah ini.
Kisah Maria yang diungkap di Luk 1:39-46 merupakan salah satu perjalanan “awal” Maria dalam relasinya yang istimewa dengan Allah.
Maria baru saja diutus menjadi ibu penebus. Karya kebesaran Allah yang didengarnya dari Kitab Taurat kini dialaminya sendiri dan hadir secara secara istimewa di dalam dirinya.
Perhatikan baik-baik bagaimana proses perjalanan Maria, Sang Ibu Terpilih ini, sungguh sangat menarik.
1. Mari Pribadi yang Sederhana dan Rendah Hati
Kenyataan ini bisa kita lihat dari pujian Elisabet kepada Maria dan Reaksi Maria terhadap pujian itu.
Elisabet berseru:

“Diberkatilah engkau di antara semua perempuan dan diberkatilah buah rahimmu. Siapakah aku ini sampai ibu Tuhanku datang mengunjungi aku?”
Ini bukan pujian biasa, tetapi pujian setinggi langit, yang membuat orang yg dipuji bisa terbang ke awang-awang.
Pujian ini kalau tidak hati-hati bisa membuat seseorang menjadi SOMBONG, tinggi hati, lupa daratan dan lupa diri.
Untungnya Maria tidak jatuh pada hal-hal yang disebut di atas.
2. Maria adalah pribadi yang Sederhana dan Percaya.
Pujian Elisabet berikut adalah:

“Dan berbahagialah ia, yang telah percaya, sebab apa yang dikatakan kepadanya dari Tuhan, akan terlaksana.”
Maria tidak perlu memamerkan imannya, baik dengan atribut-atribut keagamaan, ataupun menyebut statusnya saat ini.
Kepercayaan seseorang kepada Allah itu serta relasi kedekatannya dengan Allah akan terlihat dengan sendirinya tanpa perlu dipamer-pamerkan. Karena hal itu tampak dari tingkah laku, tutur kata dan keputusan-keputusan yang diambilnya.
3. Maria semakin MENGENAL SIAPA ALLAH YANG MEMANGGIL DAN MENGUTUSNYA.
Ini yang paling luar biasa yang terungkap dalam Kidung Maria.
Dalam kunjungan Malaikat Gabriel Maria memperoleh perutusan dari Allah.
Pengalaman pribadi dipanggil dan dan diutus Allah sebagai Ibu Penebus dalam Injil hari ini membantu Maria untuk mengenali SIAPA ALLAH dan BAGAIMANA KUALITAS ALLAH.
Maria menyadari betul karya Allah yang luar biasa yang sedang bekerja di dalam dirinya.
Perhatikan baik-baik kata-kata dalam Kidung Maria,

Maria semakin mengenali kebaikan, kebesaran, kesetiaan dan kasih Allah.

Allah yang dialaminya adalah Allah yang adil, Misalnya:

—–

“Allah mencerai beraikan orang-orang yang congkak hatinya;
Ia menurunkan orang-orang yang berkuasa dari takhtanya dan meninggikan orang-orang yang rendah;
Ia melimpahkan segala yang baik kepada orang yang lapar, dan menyuruh orang yang kaya pergi dengan tangan hampa”

—–
Kata-kata di atas itulah yang menampilkan kualitas iman Maria dan juga kualitas dirinya yang istimewa:
Maria merasa diangkat oleh Allah, hidupnya diubah 180 derajat, ia ditinggikan oleh Allah.
Namun Maria juga sadar status istimewanya itu jangan sampi membuat ia menjadi orang congkak (sombong) karena tahta dan berkuasa, ataupun memperkaya dirinya sendiri.
Karena bila Maria jatuh ke dalam hal-hal seperti itu, Maria akan jauh dari Allah, dan gagal dalam tugas perutusannya.
(Kotbah ini adalah refleksi perjalanan hidup Romo Josep dalam mensyukuri HUT IMAMAT)
(Pastor Josep Susanto, Pr. – RD KAJ – Manila)

  ———————–

Iklan

Single Post Navigation

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: