SMS Sabda

Another way spreading God Words

Kejujuran, kerja keras dan rendah hati kepada sesama

​Siraman Rohani

Rabu 17 Agustus 2016

Rm Fredy Jehadin SVD
Tema: Sebagai pengikut Kristus yang baik, kita harus selalu promosikan kejujuran, kerja keras dan rendah hati kepada sesama warga negara. (Matius 22:15 – 21)

Sdr/i…. Selamat merayakan Hari Ulang Tahun Proklamasi Kemerdekaan Negara Republik Indonesia yang ke-71. Semoga bangsa dan Negara kita selalu diberkati Tuhan. Sebagai bangsa yang percaya akan Tuhan, marilah kita saling mendoakan dan promosikan kerukunan dan cinta kasih di antara kita.
Injil hari ini menceriterakan kepada kita bahwa Yesus dicobai oleh orang-orang Farisi dan orang-orang Herodian. Orang-orang Farisi adalah sekelompok religious dalam agama Yahudi. Mereka perjuangkan pengetahuan yang mendasar tentang hukum Taurat dan tradisi para nenek moyang. Mereka menuntut penafsiran yang paling keras terutama tentang soal-soal yang berhubungan dengan Sabat, kebersihan dan yang berkaitan dengan persepuluhan.
Sementara orang Herodian adalah satu golongan bangsa Yahudi pada zaman Kristus yang menjadi pengikut Herodes, baik dalam hal Politik atau agama.
Kedua kelompok ini datang mau menjerat Yesus Kristus dengan satu pertanyaan, katanya: “Guru, katakan kepada kami, apakah diperbolehkan membayar pajak kepada kaisar atau tidak?” Jawab Yesus: “Mengapa kamu mencobai Aku, hai orang munafik?” Bagaimana Yesus tahu bahwa mereka mau menjerat Dia? Yesus tahu karena sesungguhnya kedua kelompok ini tidak bekerja sama. Tetapi kini kelihatan mereka sangat akrab. Kalau Yesus katakan, tidak boleh membayar pajak kepada kaisar, maka ia akan diserang oleh kelompok Herodian yang secara politik semua orang Yahudi wajib membayar pajak kepada Kaisar karena pada waktu itu mereka berada dibawa kekuasaan Roma. Tetapi kalau Yesus katakan, wajib membayar pajak, maka orang Farisi akan menyerang Dia, karena orang Farisi sangat mentaati hokum Taurat, tidak boleh membayar pajak kepada orang kafir. Dua kelompok ini sudah merasa yakin bahwa pada kesempatan ini, Yesus tidak bisa mengelak dari jeratan mereka. Tetapi Yesus sama sekali tidak gampang dijerat. Ia meminta mereka untuk tunjukkan mata uang untuk pajak. Mereka membawa satu dinar kepadanya. Maka Ia bertanya: “Gambar dan tulisan siapakah ini?” jawab mereka, “gambar dan tulisan Kaisar.” Lalu kata Yesus: “Berikanlah kepada kaisar apa yang wajib kamu berikan kepada Kaisar dan kepada Allah apa yang wajib kamu berikan kepada Allah.” Dengan menyampaikan pernyataan ini, orang Farisi dan Herodian sama sekali tidak bisa berbuat apa-apa.
Kisah ini mau mengajar kita, pertama-tama supaya kita selalu hidup jujur. Tidak perlu menjerat orang lain dengan pura-pura menyampaikan pertanyaan yang bunyinya sangat bagus ternyata di balik pertanyaan itu ada motivasi buruk. Ada udang di balik batu, menurut pepatah tua.
Kedua, sebagai warga Negara, kita wajib memenuhi kewajiban kita sebagai warga negara, kita harus mengikuti peraturan dan hokum negara. Dan sebagai anggota gereja, kita pun wajib memenuhi tuntutan gereja. Jangan hanya setia memenuhi kewajiban Negara sebaliknya kewajiban sebagai anggota gereja kita abaikan, atau sebaliknya. Sesungguhnya, kita harus selalu bersikap 100% sebagai warga Negara Indonesia dan 100% sebagai orang katolik atau Kristen.
Marilah saudara/i…pada Pesta Ulang Tahun Proklamasi Kemerdekaan Negara Republik Indonesia yang ke 71, kita bertanya diri: apa yang sudah kita sumbangkan untuk bangsa dan Negara kita? Apakah kita selalu mendoakan agar Bangsa dan Negara kita selalu hidup rukun dan bersatu sebagai saudara? 

Kita berdoa semoga setiap anggota warga Negara Republik Indonesia selalu promosikan kejujuran, saling mengasihi dan siap membela kebenaran dalam hidup bernegara sehingga dengan demikian kita selalu alami rasa damai dan bahagia.
Kita memohon Bunda Maria untuk selalu mendoakan bangsa dan Negara kita.

Dirgahayu Bangsa-ku Indonesia.
(Pastor Fredy Jehadin, SVD Papua New Guinea)

  ———————–

Iklan

Single Post Navigation

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: