SMS Sabda

Another way spreading God Words

Kerendahan hati

​Siraman Rohani

Minggu 28 Agustus 2016

Rm Fredy Jehadin SVD
Tema: Kerendahan hati adalah pintu masuk ke dalam kerajaan surga.

(Lukas 14: 1. 7 – 14)
Saudara-saudari, Pada suatu sore, saudara sepupu saya, namanya Lukas, menerima pemberkataan nikah suci. Si Lukas sangat akrab dekat dengan saudara sepupunya yang lain, yang namanya Yakobus. Sesudah pemberkataan Nikah suci dalam Gereja, kedua pengantin masuk ke dalam satu mobil bagus, dengan hiasan yang sangat menarik. Kini puluhan mobil berarak keliling kota sebelum masuk kemah resepsi. Dua speda motor polisi Lalulintas memimpin perarakan. Sewaktu si Lukas (Pengantin Laki-laki) melihat Yakobus (saudara sepupunya) berjalan kaki, ia menyuruh sopir berhenti dan menyuruh Yakobus naik mobil duduk di sampingnya. Yakobus dengan senang dan bangganya duduk di samping pengantin laki-laki. Sesudah lima menit, mobil pengantin disuruh berhenti oleh seorang bapa dan meminta Yakobus turun. Yakobus harus turun dan berusaha menyembunyikan mukanya karena rasa malu yang sangat luar biasa. Walaupun bukan Yakobus sendiri yang meminta naik mobil pengantin, tetapi tindakan ia dipaksakan turun dari mobil pengantin di tengah jalan, disaksikan oleh banyak orang, sungguh-sungguh memalukan dirinya. Kesalahan Yakobus sesungguhnya adalah tidak memikirkan secara matang akan konsekwensi negatip dari keputusan yang dibuatnya. Ia tidak memikirkan bahwa pusat perhatian banyak orang pada hari itu adalah pada pengantin baru.  Duduk di samping pengantin laki-laki berarak keliling kota sesungguhnya sudah merusak pemandangan. Pengantin laki-laki tidak bisa dilihat dengan baik oleh para penonton di pinggir jalan karena dihalangi oleh Yakobus.  Dalam hal ini, walaupun Yakobus diundang oleh Lukas, pengantin baru, ia seharusnya berpikir baik-baik, apakah layak dan indah, duduk di samping pengantin, sambil berarak keliling kota pada hari istimewa buat pengantin berdua? Yakobus seharus tidak boleh naik, walaupun diundang, karena kehadirannya, duduk di samping pengantin sudah merusak pemandangan. Keputusannya sudah menghasilkan rasa malu yang sulit dilupakannya.
Hari ini Yesus menasihati kita agar selalu rendah hati. Perumpamaan yang diceriterakan Yesus, sesungguhnya selalu terjadi dalam masyarakat kita. Betapa sering orang begitu senang mencari tempat terdepan dan terhormat pada waktu pesta, tanpa memikirkan konsekwensi dari keputusannya. Mereka tidak berpikir bahwa tempat depan dan terhormat biasanya disiapkan untuk orang-orang yang dianggap terhormat dalam masyarakat. Betapa sering perbuatannya mendatangkan malapetaka bagi dirinya sendiri.

Yesus menasihati kita agar selalu rendah hati. Carilah tempat yang dianggap rendah dan yang membuat perasaan kita akan tetap merasa nyaman selama kita duduk di sana. Perasaan kita akan menjadi sangat bahagia kalau tiba-tiba kita diundang oleh tuan pesta atau pengatur para tamu untuk duduk di paling depan. Di saat kita pindah tempat duduk, dihantar oleh tuan pesta atau pengatur para tamu dan duduk di paling depan, kita akan merasa sangat diistimewakan. Kita yang tadinya merasa diri biasa-biasa saja, duduk di tempat yang rendah, kini merasa diistimewakan dan duduk di tempat terhormat. Kerendahan hati kita sudah menghantar kita ke tempat yang terhormat.
Dalam hubungan dengan kerajaan surga, kerendahan hati kita sudah menghantar kita ke dalam surga. Ada orang yang katakan bahwa kerendahan hati adalah pintu masuk ke dalam kerajaan surga. Sebaliknya kesombongan dan senang dihormati akan mendatangkan mala petaka bagi kita.
Marilah saudara-saudari, pupukilah sikap rendah hati dan pertimbangkanlah dengan sebaik-baiknya apa yang ditawarkan orang sebelum kita mengambil satu keputusan agar keputusan kita bisa mendatangkan rasa damai dalam diri kita.
Kita berdoa semoga Tuhan selalu menuntun dan menyadarkan kita akan pentingnya sikap rendah hati dan membantu kita setiap kali kita mau mengambil satu keputusan dalam hidup kita.

Kita memohon Bunda Maria untuk selalu mendoakan kita. Amen.
(Pastor Fredy Jehadin, SVD Papua New Guinea)

  ———————–

Iklan

Single Post Navigation

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: