SMS Sabda

Another way spreading God Words

Ada waktunya

​Siraman Rohani

Jumat 23 September 2016

Rm Fredy Jehadin SVD
Tema: Untuk segala sesuatu ada waktunya.  (Lukas 9: 19 – 22)
Saudara-saudari…. Kata-kata Pengkhobah dalam bacaan pertama hari ini menyadarkan kita akan pentingnya waktu. Katanya: “untuk segala sesuatu ada waktunya.” Pernyataannya ini mau mengajar kita untuk memanfaatkan waktu sebaik-baiknya. Karena waktu tidak bisa ditahan dan tidak bisa diulang. Pernyataan ini juga bisa ditafsirkan sebagai satu peringatan untuk tidak perlu terburu-buru dan cemas akan masa depan, tetapi harus focus pada apa yang lagi ditekuni pada hari ini agar hasil pekerjaan kita akan mendatangkan kepuasan dan kebahagiaan.
Pengkotbah katakan: ada waktu untuk lahir, ada waktu untuk meninggal. Di saat kita sudah dilahirkan, kita manfaatkan waktu itu sebaik-baiknya sebelum waktu meninggal tiba. Karena di saat kita meninggal, kita tidak akan kembali lagi kepada hidup yang sudah kita lewati. Kita bersyukur karena Tuhan sendiri sudah mengingatkan kita apa yang harus kita buat selama hidup, dan diharapkan agar kita selalu setia dan tekun menjalankan apa yang sudah diperintahkan Tuhan, sehingga di saat waktu meninggal tiba, kita pun boleh mendapat ganjaran yang setimpal sesuai dengan apa yang telah kita buat selama hidup di dunia ini.

Pernyataan Pengkhotbah, juga bisa ditafsirkan  sebagai satu peringatan bahwa hidup kita selalu ada naik – turunnya, suka-dukanya. Hidup di dunia ini tidak selamanya mulus sampai pada akhirnya. Diharapkan agar apa pun situasi yang kita masuki atau hadapi, hadapi itu dengan sikap hati dan pikiran positip. Di balik semua situasi yang kita hadapi dan alami pasti selalu ada pesan dan maknanya.
Saudara-saudari… Sesudah mendengar pernyataan Petrus, bahwa Yesus adalah Mesias dari Allah, Yesus melarang mereka dengan keras, supaya mereka jangan memberitahukan hal itu kepada siapa-pun. Yesus melarang mereka karena memang waktunya belum tiba. Sekarang waktunya untuk mengajar, menyembuhkan orang sakit, mengadakan mujizat-mujizat. Sesudah Yesus menanggung banyak penderitaan dan ditolak oleh tua-tua, imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat, lalu dibunuh dan dibangkitkan pada hari ketiga, maka pada waktu itu para murid kristus mulai mewartakan bahwa Yesus adalah Mesias.
Pernyataan Pengkotbah dalam Perjanjian Lama sepertinya sangat dihayati dan diamalkan oleh Yesus Kristus, bahwa untuk segala sesuatu ada waktunya.
Dari pernyataan Yesus Kristus, “ jangan memberitahukan hal itu kepada siapa-pun”, kita juga diingatkan untuk tidak perlu terlalu cemas akan apa yg akan terjadi di masa mendatang. Fokuslah pada apa yg lagi kita hadapi sekarang. Karena untuk segala sesuatu ada waktunya.
Marilah saudara-saudari …kita berdoa semoga Tuhan selalu memberi kita semangat ketekunan dan kesabaran, serta menggerakan hati kita untuk selalu siap sedia menyambut kedatangNya pada saat waktunya tiba.
Kita juga memohon Santo Linus, Santa Tekla, Santo Padre Pio dan Bunda Maria untuk selalu mendoakan kita. Amen.
(Pastor Fredy Jehadin, SVD Papua New Guinea)

  ———————–

Iklan

Single Post Navigation

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: