SMS Sabda

Another way spreading God Words

Rex Gentium – Raja Para Bangsa

​HIK:

Jumat, 23 September 2016

Pekan Biasa XXV

Pkh 3:1-11;.Mzm 144:1-4; Luk 9:18-22

Inilah salah satu gelar “Jesus-Jadilah Engkau Saksi Untuk Selamanya,” yang merupakan salah satu katekese abjad dalam serial kaos “HIK”.
Ya, kita diajak untuk menjadi saksi ilahi selamanya dengan benar benar mengenali Yesus. Adapun Yesus pada bacaan hari ini melarang para murid supaya tidak memberitahukan identitasnya sebagai “Filius Dei – Putera Allah” kepada siapapun.
Dia mengharapkan bahwa pengenalan tentang identitasNya tidak cukup hanya berasal dari “katanya” orang lain karena hanya akan menyentuh sisi pengetahuan/kognisi. Pengenalan akan Yesus harus lebih mendalam yakni harus sampai pada “nyatanya”, yakni sisi afektif pengalaman “AHA”, yakni sebuah relasi personal denganNya seperti yang dialami oleh banyak orang kudus. Lihatlah Magdalena – Paulus – Petrus – Thomas dkk yang mengalami “pengalaman AHA”, ketika Tuhan menjumpai mereka secara pribadi.
Jelasnya, kendati iman itu datang dari pendengaran (Rm 10:17), kita juga harus semakin mengenalNya bukan hanya berdasarkan pemahaman tapi juga pengalaman dan pengamalan.
Adapun “KPK” yang diberikan supaya kita selalu bisa mengenaliNya secara mendalam dalam ruwet renteng & carut marut hidup harian kita, antara lain:
1. Kebersamaan.

Yesus ada dalam doa bersama BapaNya & ada dalam perbincangan iman bersama para muridNya. Dalam semangat kebersamaannya inilah, Ia selalu mengingatkan dimensi iman yang berpola salib, vertikal- personal kepada yang ilahi, sekaligus horisontal- komunal kepada yang insani.
2. Penyaliban.

Ia mengajak kita untuk menyadari bahwa jalan salib, “ditolak- dibuang- dibunuh” adalah jalan pertama & utama untuk mengenaliNya. Dengan kata lain: Ia hadir & bisa dikenali di balik setiap salib hidup kita masing-masing.
3. Kebangkitan.

Ia mengajak kita mengimani bahwa semua indah pada waktuNya. Ada pelangi setelah hujan, ada kebangkitan setelah kematian, dan ada kemuliaan setelah penyaliban. Dengan kata lain: KasihNya kita kenali lewat setiap pengalaman harian bersama dengan yang lain, dalam segala suka-duka & tawa-tangis hidup kita.
“Makan bakut sambil minum jamu – Jangan takut karena Tuhan selalu besertamu!”
Salam HIKers,

Tuhan berkati & Bunda merestui

Fiat Lux!@RmJostKokoh
(Romo Josafat Kokoh Prihatanto – Jakarta)

  ———————–

Iklan

Single Post Navigation

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: