SMS Sabda

Another way spreading God Words

Doa Bapa Kami

​Siraman Rohani

Rabu 5 Oktober 2016

Rm Fredy Jehadin SVD
Tema: Arti dan Pesan Doa Bapa Kami. (Lukas 11: 1-4 )
Saudara-saudari… Sebagai orang Kristen, kita sudah menghafal doa Bapa Kami sejak kita masih kecil. Sejak waktu itu sampai sekarang kita selalu mendoakannya setiap hari, entah sewaktu kita bangun pagi, sewaktu sarapan, sewaktu mulai kegiatan, sewaktu ikut kebaktian bersama atau sewaktu kita mau kembali beristirahat malam.
Pertanyaan untuk kita: sejauh mana kita memahami doa Bapa Kami? Apakah kita betul memahami makna semua kata dari doa Bapa Kami? Apa pesan doa Bapa Kami untuk kita?
Dalam Doa Bapa Kami ada 4 hal penting yang harus kita ketahui:
1.    Alamat doanya di tujukan kepada Tuhan yang ada di Surga. Bapa Kami yang ada di Surga. Kita percaya bahwa Allah Bapa ada dalam Surga.
2.    Dalam berdoa, ada tiga permintaan Yesus yang harus selalu kita lakukan sebelum kita sampaikan permohonan kita: a) Dimuliakanlah namaMu, Nama Tuhan harus selalu dimuliakan. Itu berarti, setiap kali kita berdoa, pertama-tama kita harus selalu memuliakan nama Tuhan; kita harus memuji dan memuliakan namaNya; b) Datanglah kerajaanMu. Artinya, biarkanlah Tuhan merajai kehidupan kita, biarkanlah damaiNya, cinta dan persatuan, yang selalu mewarnai kerajaanNya, datang ke dunia. c) Jadilah kehendakMu: Kita memohon kepada Tuhan agar kehendakNya-lah yang selalu terjadi ke atas kita. Itu berarti kita prioritaskan kepentingan Tuhan. Kepentingan kita harus dinomor-duakan.
3.    Kita memohon kepada Tuhan apa yang sangat kita butuhkan: a) Berilah kami rejeki pada hari ini (kebutuhan biologis). Kita percaya bahwa Tuhan adalah pencipta segala sesuatu. Sebagai pencipta Ia selalu menyiapkan apa yang kita butuhkan. Karena itu, dengan penuh kepercayaan kita memohon kepadanya agar Ia memberi apa yang kita butuhkan hari ini, kebutuhan biologis kita. Tanpa makan minum pasti kita sakit dan mati.  Yang menarik dalam doa ini adalah kita tidak meminta rejeki demi kepentingan diri sendiri sendiri, tetapi demi kepentingan bersama; “berilah kami rejeki”, kata kami, bukan kata saya. Itu berarti rejeki yang kita terima dari Tuhan harus dibagi juga kepada sesama kita. Yesus mengajar kita untuk murah hati membagi rejeki yang kita terima dari Tuhan. b) Ampunilah kesalahan kami seperti kami pun mengampuni orang yang bersalah kepada kami. Ini kebutuhan rohani, social dan emosional kita. Sebagai manusia beragama, kita butuh pengampunan Tuhan; dan sebagai mahluk social, kita pun harus saling mengampuni agar relasi social dan emosional kita terjalin baik. Yesus mengajar kita untuk selalu memohon pengampunan Tuhan. Yesus tahu kelemahan manusia, karena itu Ia mengajar manusia untuk selalu memohon pengampunan Tuhan. Yesus juga mengharapkan agar pengalaman diampuni oleh Tuhan menjadi inspirasi bagi kita untuk mengampuni orang yang bersalah kepada kita. Jangan hanya meminta Tuhan mengampuni kita, tetapi kita juga harus mengampuni orang yang bersalah kepada kita. Saling mengampuni akan mendatangkan rasa damai dan keharmonisan antara kita. c) Janganlah masukkan kami ke dalam percobaan tetapi bebaskanlah kami dari yang jahat. (Mohon kenyamanan hidup).  Kita meminta kekuatan dan perlindungan Tuhan agar kita selalu bertahan dalam segala penderitaan yang kita alami setiap hari dan meminta Tuhan untuk selalu menguatkan iman kita. Kadang terjadi, kalau kita alami penderitaan, di saat doa kita terasa tidak dikabulkan, kita langsung marah dengan Tuhan dan kadang karena rasa kecewah tidak mau berdoa lagi. Di saat kita marah pada Tuhan, dan mulai ragu akan kuasa Tuhan, sesungguhnya pada saat itu Setan mulai menguasai kita. Yesus mengajar kita agar kita harus tetap percaya pada Tuhan. Menjadi seorang Kristen yang sejati harus selalu kuat menghadapi segala tantangan hidup. Doa yang keluar dari iman selalu dikabulkan Tuhan. Bagaimana Tuhan mengabulkan doa kita? Itu urusan Tuhan, bukan urusan kita.
4.    Pernyataan Amen yang diucapkan pada akhir doa Bapa Kami adalah satu pernyataan iman. Yesus mengajar kita bahwa Tuhan selalu mengabulkan doa kita, karena itu percayalah selalu kepadaNya dan berharaplah selalu, bahwa Ia akan mendengarkan dan mengabulkan doa kita.
Marilah saudara-saudari… Kita berdoa semoga Tuhan selalu menerangi pikiran dan hati kita agar setiap kali kita berdoa, pertama-tama kita harus selalu memuji dan memuliakan Tuhan, kemudian selanjutnya kita ajukan permohonan kita. Memuji dan memuliakan Tuhan adalah tugas kita. Memohon padaNya adalah hak kita sebagai anak-anakNya. Tetapi apa yang akan diberikan kepada kita, itu adalah urusan Tuhan.
Percayalah selalu bahwa Tuhan mendengarkan dan mengabulkan doa kita.

Kita memohon Bunda Maria untuk selalu mendoakan kita.
(Pastor Fredy Jehadin, SVD Papua New Guinea)

  ———————–

Iklan

Single Post Navigation

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: