SMS Sabda

Another way spreading God Words

Mengundang-Nya

​HIK:

Selasa, 11 Oktober 2016

Pekan Biasa XXVIII

Gal 4:31b-5:6; Mzm 119:41.43.44. 45.47.48; Luk 11:37-41
“O Dio vieni a salvarmi. Signore, vieni presto in mio aiuto – Ya Allah, bersegeralah menolong Aku. Tuhan perhatikanlah hambaMu.”
Seruan ini adalah pembuka ibadat yang kerap didaraskan/dikidungkan dalam laudes/ibadat pagi di banyak biara dan seminari. Sebenarnya, terjemahan tekstualnya adalah : “Ya Tuhan, datanglah untuk menyelamatkan aku. Tuhan, datanglah segera sebagai penolongku”
Disinilah, kita diajak untuk mengundangNya datang seperti pada bacaan hari ini, ketika ada seorang Farisi yang mengundangNya untuk makan di rumahnya. Kitapun diajak untuk berani mengundang Yesus datang dan masuk dalam kehidupan harian kita dengan tiga sikap dasar “3K”, antara lain :
1. Kejujuran.

Kita diajak hidup jujur, terhadap diri sendiri, sesama, dan terhadap Tuhan dengan 3 ciri yang menyertainya, yakni :

* lurus hati : tidak berbohong

* fair : tidak curang

* tulus hati : tidak punya intrik
2. Kesucian.

Hati dan jiwa kita diharapkan sungguh bersih dan jernih alias suci, sehingga

* “cahi” – cara hidup,

* “capi” – cara pikir, dan

* “catin” – cara bertindak kita juga bersih dan jernih.
Hal ini bisa didapat dengan ber-“pdam”, Puasa- Doa- Amal dan mengikuti Misa.
3. Kemerdekaan.

Kita diajak hadir sebagai orang beriman yang bebas merdeka dari aneka macam bentuk kejahatan. Kemerdekaan sejati adalah bebas dari aneka macam bentuk penjajahan setan atau kejahatan alias senantiasa hidup bersama dan bersatu dengan Tuhan, kapanpun dan dimanapun.
Bersama atau bersatu dengan Tuhan berarti senantiasa berbuat baik kepada sesama dan lingkungan hidupnya lewat doa, ucapan dan karya nyata, tidak berhenti hanya pada aturan belaka yang kadang sarat akal bulus, tapi lebih punyai nurani yang tulus, karna de facto kita kadang menjadi orang yang terjajah oleh aturan tapi melupakan hal yang lebih mendasar yakni hati nurani: “Hai orang-orang Farisi, kamu membersihkan cawan dan pinggan bagian luar, tetapi bagian dalam dirimu penuh rampasan dan kejahatan. Hai orang-orang bodoh….”
“Cari teman di Singaparna – Mari beriman dengan lebih bijaksana”
Salam HIKers,

Tuhan berkati & Bunda merestui

Fiat Lux!@RmJostKokoh
(Romo Josafat Kokoh Prihatanto – Jakarta)

  ———————–

Iklan

Single Post Navigation

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: